Total Tayangan Laman

Senin, 18 April 2011

BAHAN AJAR PELESTARIAN BAHAN PUSTAKA

 Pelestarian Bahan Pustaka 
Modul 3
PENCEGAHAN KERUSAKAN BAHAN PUSTAKA
TUJUAN PENCEGAHAN KERUSAKAN
1.kerusakan  yang lebih hebat dapat dihindarkan
2.Koleksi yang terkena penyakit, misalnya terkena jamur dapat diobati, yang terkena kerusakan kecil dapat diperbaiki
3.Koleksi yang masih baik dapat terhindar dari penyakit maupun kerusakan lainnya
4.Kelestarian fisik bahan pustaka terjaga
5.Kelestarian informasi yang terkandung dalam bahan pustaka tersebut dapat perjaga
6.Pustakawan atau pegawai sadar
7.Para pemakai, terdidik untuk berhati-hati dalam penggunaan
8.Semua pihak, baik petugas perpustakaan maupun pemakai perpustakaan selalu menjaga kebersihan
USAHA-USAHA PENCEGAHAN KERUSAKAN BP
1.Mencegah kerusakan BP yang disebabkan oleh manusia
2.Kerusakan bahan pustaka yang disebabkan oleh tikus
3.Kerusakan yang disebabkan oleh serangga
4.Penggunaan sistem pengumpanan
5.Peracunan buku
6.Penuangan larutan ke dalam lubang
7.Jika pada lantai ubin muncul tanah galian rayap, kita dapat menghamparkan plastik diatasnya agar rayap tidak muncul ke permukaan lantai
8.Tempatkan kapur barus atau akar loro setu di belakang buku di rak.
Mencegah kerusakan BP ( lanjtan
1.Mencagah kerusakan yang disebabkan oleh jamur
2.Keruskan BP yang disebabkan oleh banjir
3.Kerusakan yang disebabkan oleh kebakaran
4.Kerusakan BP yang disebabkan oleh debu
5.Mencegah kerusakan sampul buku
6.Mencegah kerusakan pada punggung buku
7.Mencegah kerusakan pada engsel  buku
8.Mencegah kerusakan pada jilidan buku
9.Mencegah kerusakan BP karena lembaran yang terlepas
10.Mencegah kerusakan BP karena coretan tinta
11.Mencegah kerusakan BP karena penyobekan halaman atau pengambilan gambar
12.Mencegah kerusakan BP karena penempelan selotip
13.Mencegah kerusakan BP karena noda makanan dan minuman
14.Mencegah kerusakan BP karena pemudaran warna kerta
15.Mencegah kerusakan BP karena bercak noda merah kecoklatan ( foxing )
16.Mencegah kerusakan BP karena noda air dan kebocoran
17.Mencegah kerusakan BP karena kerapuhan
18.Mencegah kerusakan BP karenarendahnya mutu bahan


Pelestarian Bahan Pustaka 
FUMIGASI, DEASIDIFIKASI, DAN LAMINASI
FUMIGASI
  Arti : suatu cara melestarikan BP dengan cara mengasapi (pembakaran atau penguapan zat kimia yang mengandung racun) BP agar semua jenis perusak BP tidak tumbuh/ mati dan kerusakan BP dapat dihindari
Bahan kimia yang digunakan fumigasi :
  • carbon disulfit (CS2)
  • Carbon tetra chloride ( CCL4 )
  • Methyl bromide ( CH3Br )
  • Thymol cristal
  • Naptaline
  Bahan Kimia yang Digunakan: carbon sulfit (CS2), carbon tetra chloride (CCL4), methyl bromide
(CH3 Br),
thymol cristal, dan naptaline. Penggunaanya disesuaikan dg jumlah ruang dan BP yg akan
difumigasi. Hrs menggunakan alat pengaman dan disupervisi o/ org yg berpengalaman dan berpendidikan dibidang ini.
Bahan yang difumigasi:
  semua bahan pustaka difumigasi termasuk lontar maupun bahan audio
visual,
kecuali jenis buku bersampul kulit (tdk blh difumigasi dg bahan methyl bromide & ethylene
oxide)
Pelakasanaan:
  tergantung dari jenis bahan kimia yg digunakan, misal fumigasi dengan CS2 yang dicampur CCL4 perbandingannya 1:1, dalam 1 liter dapat digunakan untuk luas ruangan 2M3.
Proses nya memakan waktu 1 minggu, dst
Ruang Fumigasi:
  pekerjaan ini dilengkapi dg: ruangan, lemari, atau kotak tertentu; perlengkapan petugas seperti topeng penahan gas, dan baju laboratorium; bahan kimia untuk proses pengasapan; kipas angin atau blower dan alat pembersih
DEASIDIFIKASI
  Arti : adalah kegiatan pelestarian BP dengan cara menghentikan proses keasaman yang terdapat pada kertas dengan baik dengan cara basah maupun dengan cara kering
Deasidifikasi cara kering:
  jika buku menggunakan bahan tinta yang luntur, menggunakan campuran amoniak dan air bersih (1:3) yg ditempatkan dalam bejana untuk diambil uapnya, diletakkan disudut ruangan dan disediakan exhaust fan, proses ini berlangsung selama +24 jam.
Deasidifakasi dengan cara basah:
  digunakan untuk buku atau kertas yang tintanya tidak luntur. Buku/ kertas direndam kedalam air suling dan dicampur dengan magnesium carbonat selama 30 menit, lalu diangkat dan dikeringkan dengan exhaust fan. Pengeringannya harus sempurna untuk menghindari tumbuhnya jamur yang akan merusak kertas
LAMINASI DAN ENKAPSULASI
LAMINASI
Arti : melapisi BP dengan kertas khusus (terdiri dari film oplas, kertas cromton, dll), agar BP menjadi lebih awet. Kertas ini berfungsi menahan polusi/debu agar tidak menempel pada BP sehingga tidak beroksidasi dengan polutan.
CLaminasi Mesin
1.dengan cara dingin : melapisi kedua sisi kertas dengan bahan film oplas yang mengandung lem dan dapat dibuka kembali dengan cara membasahinya dengan air. Mula-mula pasang 2 buah rol film oplas pada mesin penggerak, disisi atas dan sisi bawah BP, masukkan kertas yg akan dilaminasi diantara kedua film oplas tsb. Tunggu hingga mesin merekatkan film oplas pada BP tsb dan mengeluarkannya. Susun dokumen yang sudah terlaminasi menurut urutan sesuai aslinya.
2.dengan cara panas: menggunakan kertas cromton untuk melapisi kedua sisi BP. Kertas dipanaskan 70o – 90oC, agar kertas cromton menempel pada kedua sisi BP. Prosesnya sama seperti laminasi dengan cara dingin, namun jika hendak melepas lapisan pelindungnya menggunakan aceton, dah BP aslinya bisa kita peroleh kembali
Laminasi Manual
  menggunakan kertas laminasi impor karena belum diproduksi di Indonesia. Caranya letakkan kertas laminasi diatas meja, berikan alas.Letakkan BP diatasnya, tutup dengan kertas laminasi lagi. Kemudian olekskan aceton dengan kuas, usahakan jangan sampai ada gelembung udara diantara kedua sisi kertas pelapis, jangan menekan terlampau keras karena dapat merobek kertas laminasi dan BP nya. Kemudian dikeringkan dan digunting tepinya dengan rapi.
Laminasi Lontar
  laminasi untuk koleksi dari jenis daun lontar sana dengan BP jenis kertas. Agar awet maka perlu diberi bahan2 penahan bertemparatur tinggi. Untuk menghindari pengaruh iklim, lontar dapat dilapisi minyak sereh. Cara ini juga mencegah lontar menjadi kaku dan terhindar dari gangguan serangga. Untuk menghindari kelembaban, lontar harus dilapisi dengan aceton dan ethanol.
ENKAPSULASI
Arti : salah satu cara melindungi kertas dari kerusakan fisik (rapuh, pengaruh asam, dimakan serangga, kesalahan penyimpanan, dsb)
Cara enkapsulasi :
setiap lembar kertas diapit dengan cara menempatkannya diantara 2 lembar plastik transparan. Bagian tepi plastik ditempeli lem atau double side tape sehingga BP tidak terlepas. Kegiatan ekapsulasl ini mirip dengan memasukkan dokumen dalam amplop plastik, bedanya dalam enkapsulasi tidak ada udara yanG MASUK

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar